Waralaba Minuman Terlaris

Bisnis minuman kekinian tengah menjamur di tanah air, karena bisnis minuman kekinian sangat mudah operasionalnya bahkan modalnya juga relatif terjangkau. Berbagai jenis minuman kekinian sangat laris di pasaran, karena Indonesia memang pasar yang cukup besar. Merk merk dari Luar Negri telah lebih dulu mendapatkan hati pelanggannya di Indonesia, seperti CHATIME maupun STARBUCK.

Yang sedang naik daun di Indonesia adalah minuman kekinian dengan brand HAUS dan es kopi susu kekinian dengan brand JANJI JIWA dan kopi kenangan. Ada beberapa brand yang dimitrakan ada juga yang difranchisekan. Sepanjang tahun 2020 kemarin, tak hanya di ibu kota, tapi hampir di seluruh penjuru tanah air. Berbagai kedai kopi berlomba-lomba menciptakan inovasi dan mengeksplorasi menu menu kopi agar mereka mendapat tempat di hati penikmat kopi. Akan tetapi sebagian besar bisnis kedai kopi yang ada di Indonesia merupakan produk asing dengan harga yang cukup mahal , oleh karena itu kehadiran franchise kopi lokal seperti janji jiwa menjadi diserbu pebisnis yang jeli mengamati tren minuman kekinian di Indonesia, bahkan brand brand lokal yang menyediakan paket usaha murah seperti nyopee, curcol, xcelcius, 2goback juga laris diserbu pebisnis untuk menjadi pilihan bisnis mereka di saat pandemi seperti sekarang ini.

Tidak heran jika bisnis minuman kopi di Indinesia meningkat pesat, karena berdasarkan data Organisasi Kopi Dunia (International Coffee Organization/ICO), tingkat konsumsi Indonesia tumbuh 44% dalam periode sepuluh tahun kopi (Oktober 2008-September 2019). Tahun kopi adalah periode 12 bulan yang terhitung mulai Oktober tahun tersebut hingga September tahun berikutnya. Seperti disampaikan Ketua Dewan ICO periode 2019/2020 yang juga Dirjen Perundingan Perdagangan Internasional Kementerian Perdagangan Iman Pambagyo ,  konsumsi kopi Indonesia per kapita pada periode tahun kopi Oktober 2018-September 2019 mencapai 1,13 kg/tahun  . Dan pada periode tahun kopi September 2019 , pangsa tingkat konsumsi Indonesia di antara negara produsen di kawasan Asia dan Oseania merupakan yang tertinggi, yaitu 13,5%. Sementara itu, pangsa tingkat konsumsi Indonesia di dunia pada tahun yang sama merupakan yang tertinggi ke-5, yaitu sebesar 2,9%.

Bahkan saking menariknya bisnis kopi ini, ada start up kopi dari Indonesia yang mendapatkan suntikan dana besar dari investor. Kopi Kenangan meraih pendanaan seri B senilai US$ 109 juta yang dipimpin oleh Sequoia Capital. Sementara investor baru yang terlibat pada pendanaan ini antara lain B Capital, Horizons Ventures, Verlinvest, Kunlun, Sofina. Selain itu, Alpha JWC yang sebelumnya turut serta dalam pendanaan awal juga ikut serta dalam pendanaan seri B ini.

Jadi menarik sekali bisnis minuman kopi kekinian ini. Sekarang pilihan ada di tangan anda, mau ikiut berbisnis minuman kopi dengan membeli franchise atau paket usaha lokal dengan harga yang terjangkau, atau trial error mencoba resep resep sendiri kemudian membangun bisnis minuman kekinian dengan brand sendiri, siapa tau dapat suntikan dana dari investor seperti kopi kenangan bukan?